Sebenarnya ini baru pertama kalinya saya ikut pendakian ke puncak gunung. Dimana gunung yang terpilih kali ini yaitu gunung Gede dan gunung Pangrango. Dimana ada alasannya sih kenapa kita milih ni gunung untuk mencari pengalaman pertama. Gunung Gede adalah salah satu tujuan favorit pendaki, karena jalur yg sudah rapi dan mudah dilalui, sehingga cocok untuk nanjak pendaki pemula. Peraturan di Gn Gede cukup ketat, sampai harus di buat sistem booking buat pendaki dari H-3 sampai H-30 sebelum pendakian. Ada tiga jalur utama pendakian Gn Gede yaitu jalur Cibodas, jalur Gunung Putri dan jalur Selabintana.

Saat saya sampai di Pasar Cipanas jam 5 subuh, perjalanan dari Pasar rebo tergolong lancar, karena cuma 2, 5 jam udah sampe sini. Di pasar cipanas udah banyak orang yg bawa carrier di punggung nya, untuk menuju pintu gerbang gunung putri kita harus ngeborong angkot buat nganterin ke atas, karena kondisi jalanan yg ancur parah, ga banyak angkot yg mau naek keatas.
Biaya borongan angkot buat nganterin biar lebih murah biasanya kita ngajak temen pendaki lain buat join, tapi susah banget nyocokin jumlah pendaki sama quota angkot yg cuma muat 8 orang karena carier juga makan tempat sih.
Sampe gunung putri itu jam 6 pagi, dan saya udah semaleman itu ga tidur, badan cape ngantuk tapi kita semua udah plan naek hari itu paginya, tapi tekad saya udah bulet mau ikutan jadinya saya tetep kekeh naek juga jam 7.
Beres administrasi ngecek surat ijin dan pemeriksaan barang terlarang seperti pisau, sabun, odol (bahan-bahan kimia) yg dilarang akan diminta petugas, lalu kita mulai pendakian.
Melalui jalur Gn Putri ini kita akan melewati perkebunan penduduk yg umumnya menanam wortel, bawang daun, dan kol.

Jalur pendakian pada umumnya sudah dialasi bebatuan dan semen, tetapi banyak juga yg masih tanah dan akar pohon, tapi semua jelas terlihat kok, jadi di jamin ga nyasar hehe
Selama Perjalnan ke atas kita berkali kali di terpa hujan deras dan kabut, sehingga perjalanan semakin berat karena hawa dingin yg menusuk dan jalnan yg licin.
Kelelahan fisik karena tidak tidur semalaman dan jalanan licin yg bikin saya lambat bergerak, banyak istirahatnya. hampir saja putus asa  melanjutkan perjalanan dan minta ngeCamp karena hawa dingin dan kantuk yg tak tertahan. tapi ada teman yang selalu menantang untuk lanjut, "Anggap saja ini sebagai hidup lo, jalan selangkah demi langkah pasti sampai tujuan, kalo ga bergerak, kita ga akan pernah sampai" daaar.. semangat lagi deh. mau nyerah pun malu. Lanjut nanjak walau setiap 3 langkah berhenti mengumpulkan tenaga menahan beban carrier dan mempersiapkan kaki melangkah jalan berlumpur.
Semangat dari sesama pendaki juga saya rasakan, yg terus berteriak "Hayo dikit lagi mas", yg padahal beberapa jam kemudian pun belum sampe huhahuhh..
itulah tantangannya, saya ga tau kapan akan terus berusaha, tetaplah mencoba melangkah.
Seinget saya ada 3 Pos peristirahatan, dengan jenis jalur pendakiannya ada beberapa tahap dari jalur berbatu rapi, trus jalur lumpur, jalur batu berantakan, jalur lumpur, jalur akar pohon, jalur batu besar, dan jalur batu landai baru lah sampai di tempat camp, Surya kencana. Jam 17:15 kita ahirnya sampai di alun-alun Surya kencana, tempat kita mendirikan tenda. Rame banget disitu, kita berlomba dengan sesama pendaki untuk mencari titik terbaik untuk mendirikan tenda, kalo di tengah alun-alun yg berupa dataran rendah memiliki risiko di terpa angin dikala hujan badai, sehingga kita mencari area di sekitaran pohon lebat edelweis biar lebih terlindungi. Akhirnya bisa beristirahat juga.
Karena hujan seharian, baju dan celana juga jadi basah kuyup, udara malam pun sangat dingin, jadi tetapi masalahnya baju di dalam carier ternyata ga terlindungi dengan baik sama cover bag, jadi sedikit basah, bikin baju tidur pun jadi dingin, mana cuma bawa baju 2 lembar pula, satu baju lapangan yg basah, dan satu baju tidur yg lembab. Beruntung saya pakai jaket parka buat naek gunung ini jadi tetap hangat dan terhindar dari penyakit, Lalu pagi hari nya jam 6 saya di kagetin suara orang teriak teriak, "nasi kuningnya aa" ebuset disini ada yg jualan nasi kuning? beli ah hehe, cuma 10rb tapi porsi nasi kucing :( maklum susah dia juga mesti nanjak dlu sebelum jualan hehe, disini banyak sih yg jual makanan, ada penjual roti, pop mie, kopi, dan minuman laen nya.. tapi harganya juga berkali lipat sih hehe

Jam 7 pagi saya lanjutin nanjak ke puncak bersama beberapa orang, karena yg lain udah kecapean sebelumnya jadi milih istirahat di tenda. Dari surya kencana sampai puncak cukup deket ternyata, cuma nanjak 2 jam kurang sudah sampai lagi di puncak gunung gede. pemandangan disini sangat menawan, kita bisa melihat kota Cianjur, kawah gn Gede, puncak gn Pangrango, dan perbukitan lainnya.. menikmati indahnya gunung memang luaar biasa broo.. bikin nagih

Hmm bahas apa lagi ya... oke deh belajar dari pengalaman saya yg pertama ini sih barang bawaan yg wajib di bawa (bukan peralatan kelompok) di perjalanan berikut nya untuk 2 hari satu malem adalah:

  • Carrier 60 L minimal
  • Cover bag
  • 1x Baju tangan panjang buat tidur
  • 1x Baju jalan (kaos futsal, nyerep keringet)
  • 2x Kaos
  • 1x Jaket Jalan
  • 1x Jaket hangat
  • 1x Celana panjang buat tidur
  • 1x Celana jalan, bahan kuat, mudah kering
  • 1x Celana pendek
  • 3x Celana dalem
  • 1x Sarung
  • 1x Ponco / rain coat (better rain coat)
  • 1x Topi / Kupluk
  • 1x Syal
  • 2x Slayer
  • 1x Sleeping bag
  • 1x Matras
  • 2x Kaos kaki
  • 2x Sarung tangan (kalo bisa yg water proof)
  • 1x Sepatu gunung
  • 1x Sendal gunung

  • 1x Senter / Headlamp
  • 3x Carabiner kecil buat gantungin sesuati di badan
  • 1x Sendok
  • 1x Container / tupperware buat wadah makan
  • 1x korek api / gas
  • 2x Tissue basah
  • lensa kamera hp (optional)
  • tongsis (optional)
  • 2 set Batre cadangan buat senter/headlamp
  • Powerbank
  • 5x Trashbag
  • 4x Bengbeng/cemilan coklat
  • 1/4 kg Gula merah (buat nambah energi di jalan)
  • 8x Madurasa (buat nambah energi di jalan)
  • 2x Sarden

 

sedikit tips dan trik dalam pendakian gunung

  1. Tetapkan hari dan waktu pendakian, kalau pendakian diperlukan daftar/registrasi terlebih dahulu maka bookinglah dari jauh-jauh hari agar tidak melebihi kuota. 
  2. Dalam pendakian pastikan dulu semua orang dalam team yang akan berangkat semuanya dalam keadaan sehat jasmani dan juga rohani. Rohani juga sangat penting kalau bisa jangan lagi kacau, stress, galau akut habis berantem misalnya atau sejenisnya. Karena ini akan mempengaruhi pikiran waktu pendakian, hal yang ditakutkan nantinya tidak konsen dan sering pikiran kosong.
  3. Buatlah detail schedule mulai dari berangkat sampai pulang, lengkap dengan waktu dan targetnya karena ini sangat berguna dalam mengestimasi waktu yang dibutuhkan sehingga pendakian bisa terplanning dengan baik.
  4. Jika bisa lakukanlah sedikit observasi lapangan, bisa meninjau langsung ke lokasi pendakian, juga bisa tanya-tanya ke kawan yang sudah pernah melakukan pendakian pada gunung yang sama atau juga googling2 sedikit ke internet agar ada sedikit bayangan lokasi sebelum pendakian, atau bahkan bisa terpetakan lokasi yang akan di daki itu lebih bagus lagi.
  5. Pastikan semua equipment/material yang akan dibawa dalam pendakian sudah lengkap dan cukup, pisahkan barang team dengan barang pribadi yang sifatnya consumable, agar mempermudahkan akses pengambilannya misal sewaktu-waktu istrrahat dijalan. Contoh barang team seperti : tenda, kompor, matras, nesting/alat masak, korek api, tissue, first aid kit, piring gelas, bahan bakar, pisau lipat, kantong, tali rafia. Barang pribadi seperti : Jacket, obat pribadi, jas hujan, senter/headlamp, kaus tangan, kaus kaki,pakaian cadangan, powerbank, kamera dan makanan extra.
  6. Sebelum pendakian lakukanlah sedikit olahraga ringan seperti pemanasan atau stretching ini sangat penting, agar otot dan urat kita bisa lebih siap dalam pendakian, keram dan keseleo hal yang harus dihindari dalam pendakian karena ini sangat menghambat.
  7. Berdoa, ini juga sangat penting, selain untuk membersihakn jiwa dari sifat seperti sombong yang sangat tidak boleh dalam pendakian, juga untuk meluruskan niat agar pendakian benar-benar bertujuan untuk hal-hal yang positif, juga bisa menjauhkan kita dari gangguan makhluk halus serta karena kelancaran dan keselamatan semuanya Tuhan yang menentukan.
  8. Pembagian beban ke masing masing orang dalam team merata, yang badannya gede nan kekar bisalah bawa carrier bag yang sedikit lebih berat. Hahaha. 
  9. Komunikasi antar teman dalam team tetap terjaga, jangan sampai lost contact, kalau bisa buatlah sedikit kode2 suara sandi yang dapat mencirikan itu kelompok kita, ini juga untuk menjaga komunikasi jika pendakian dalam keadaan ramai.
  10. Patuhilah peraturan dalam pendakian misal : dilarang membuang sampah sembarangan termasuk buang air di sumber air/sungai, sampah organik harus dikubur dalam tanah, dilarang mengambil makhluk hidup (flora/fauna) apapun kecuali untuk kebutuhan pendakian, dilarang merusak, dilarang vandalisme/coret-mencoret dan lainnya.
  11. Sesama teman dalam team harus saling pengertian, saling membantu, saling menyemangati,, jangan menutup-nutupi perasaaan, kalau capek bilang capek, jangan malas-malesan dan terakhir moto nya “sesama pendaki adalah saudara”.

 

Sumber: http://alul-cholil.blogspot.co.id

              http://meriwardana.blogspot.co.id

 

Contact Us

Layanan pelanggan kami beroperasi setiap hari mulai pukul 8.00 hingga 21.00

SMS/WA :
0852-9584-6609 ( TELKOMSEL )
0852-1242-4011 ( TELKOMSEL )

Cukup Hubungi Salah Satu agar tidak miskom, karena tiap nomor beda admin/orang , trims