DistroMurahKu

Keranjang belanja kosong

Lubang hitam menyerap apapun yang berada disekitarnya, disekitar lubang hitam terdapat Permukaan yang disebut event horizon. Awal terjadinya lubang hitam yaitu bintang terbentuk dengan kondisi dimana tingkat radiasi dan gravitasinya seimbang. Seiring berprosesnya inti bintang, akhirnya intinya menjadi semakin berat. Dengan itu, maka gaya gravitasi pun semakin besar. Akhirnya, ketidakseimbangan terjadi. Darisana, maka bintangnya kolaps, dan kemudian mengalami ledakan supernova. Dalam ledakan ini, ada dua kemungkinan hasilnya. Salah satu diantaranya adalah lubang hitam.

Lubang hitam akan mati melalui proses radiasi hawking. Proses ini sederhananya seperti membongkar bagian per bagian dari lubang hitam. Selama berjalannya waktu, lubang hitam akan terus mengecil dan mengecil, hingga akhirnya mengalami ledakan super besar, bahkan ribuan kali lebih besar daripada ledakan bom Hiroshima dan Nagasaki. Akan tetapi, proses ini cenderung memakan waktu cukup lama. Sedangkan ukuran lubang hitam pastilah besar. Maka bisa jadi kita sebagai manusia tidak akan menyaksikan apa-apa dari peristiwa ini.

 

Sumber artikel https://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam

Sumber gambar sains.kompas.com

Subscribe Us

Berlangganan newsletter dari kami


Social Media