DistroMurahKu

Keranjang belanja kosong

Banyak jajanan khas Indonesia yang enak dicamil saat musim hujan begini . Hangat, manis, sedap, pedas, silahkan saja pilih sesuai selera. Kami bertanya kepada Wegonesia di Facebook dan berikut ini 10 jajanan lezat pilihan mereka.

  1. Bajigur

manis gula jawa, berwarna kecoklatan dan terbuat dari campuran santan, diminum selagi hangat akan terasa lebih nikmat. Bajigur banyak terdapat di Jawa Barat. Di Jakarta atau di Bandung, penjaja bajigur menjual segelas bajigur hangat dengan pisang rebus, kacang rebus, ubi rebus ataupun kue pisang berbungkus daun.  Biasa dijual dalam gerobak dorong. Bajigur di Bandung termasuk yang kaya kreasi, misalnya bajigur durian.

  1. Pisang goreng
    Siapa menyangkal kenikmatan pisang goreng disantap saat hujan? Bayangkan pisang goreng yang masih hangat dengan rasa pisang yang manis. Di Indonesia, pisang goreng bisa tampil dengan banyak rupa. Orang-orang di Jawa umumnya menyantap pisang goreng begitu saja, ditemani kopi atau teh hangat. Tapi di Manado dan di Makassar, pisang goreng dinikmati bersama dabu-dabu dan sambal roa. Versi lain pisang goreng ialah pisang bakar. Diolah dengan cara dipipihkan lalu dibakar diatas arang. Dalam dekade terakhir, pisang goreng kipas ala Kalimantan juga populer jadi camilan.
  1. Sekoteng, wedang ronde
    Minuman hangat memang juara saat musim hujan. Semua minuman dengan jahe pasti disukai karena bermanfaat menghangatkan badan plus lumayan menjaga kebugaran. Obat murah meriah untuk yang mulai terserang flu. Sekoteng mirip dengan wedang ronde, terutama karena jahe menjadi komponen utama. Bedanya terletak pada isian. Sekoteng berisi kacang hijau, potongan roti, kacang tanah yang disangrai serta mutiara cina. Adapun komponen penting wedang ronde ialah jahe dan ronde, berupa bulatan putih yang kenyal digigit. Isinya kacang tanah. Wedang ronde dilengkapi kolang-kaling serta mutiara cina. Sekoteng dan wedang ronde populer di Jawa Tengah.
  1. Bandrek dan Sarabba
    Seperti halnya bajigur, bandrek juga populer di kalangan masyarakat Sunda. Komposisi utama bandrek ialah jahe, gula merah, daun pandan, dan kayu manis. Kadang-kadang juga ditambahi cengkih. Selain menghangatkan badan, bandrek dipercaya bisa menambah stamina terutama saat menghadapi musim hujan. Agak serupa dengan bandrek ialah Sarabba. Minuman khas Makassar ini terdiri dari jahe, gula aren, santan dan kuning telur, plus merica bubuk. Cocok untuk mengatasi masuk angin.
  1. Kembang tahu
    Wujud jajanan hangat yang satu ini berupa sari pati tahu yang diguyur kuah jahe dan gula aren. Enak untuk menghangatkan tubuh dan menyamankan perut.  Kembang tahu banyak ditemui di Pontianak serta Jawa Barat. Biasanya kembang tahu dijajakan keliling kampung, dengan tampilan sederhana berupa kembang tahu, kuah dan kadang-kadang ditambahi kacang tanah sangrai. Namun belakangan ini, kembang tahu juga ditambahi keju.
  1. Teh Talua
    Hawa Bukittinggi, Sumatera Barat yang selalu dingin membuat sajian teh telur ini minuman eksotis yang sangat populer di kalangan masyarakat lokal. Campuran teh, kuning telur ayam kampung dan kayu manis terasa kompak di lidah. Tak ada rasa amis, yang tercium hanya aroma wangi. Diminum panas-panas, dijamin membuat Anda segar pada tegukan pertama. Cocok untuk musim hujan seperti sekarang ini.
  2. Bakso
    Hidangan ini memang umum, banyak terdapat dimana-mana, hampir di seluruh daerah di Indonesia. Saat musim hujan, kenikmatan menyantap bakso akan terasa bertambah. Mau bakso urat yang super besar, atau bakso malang yang disajikan jernih dengan cocolan sambal, silahkan santap. Lezat!
  1. Pempek Palembang
    Tak usah menunggu musim hujan, camilan khas Palembang ini enak disantap setiap saat. Namun saat hujan, menyantap pempek Palembang tentu makin nikmat. Kuah cuka yang diguyur diatas potongan lenjer, adaan ataupun kapal selam akan membuat lidah kamu bergoyang. Ada beberapa merek yang terkenal di kalangan pejalan, yaitu Beringin dan Candy. Yang mana favorit kamu?
  1. Bir Pletok dan uli bakar
    Yang ini camilan dari Betawi. Bir pletok terbuat dari jahe, serai juga kayu manis, karena itu rasanya agak pedas dan disajikan hangat-hangat. Warnanya merah, efek dari penggunaan secang. Cocok diminum saat musim hujan. Untuk pengganjal perut yang sering keroncongan saat musim hujan, silahkan coba uli bakar. Uli atau ketan ini populer di kalangan masyarakat, Ketan yang dibakar biasanya disajikan dengan ragam cocolan, misalnya bumbu tauco ataupun saus kacang.
  1. Binte Biluhuta
    Makanan khas Gorontalo ini sebetulnya berbentuk dasar sup jagung.  Tambahan bumbu nusantara seperti belimbing sayur, kelapa, daun kemangi, daun bawang serta jeruk nipis lah yang membuatnya makin sedap. Plus, imbuhan udang! Oleh masyarakat setempat, makanan ini disebut juga milu (jagung) siram. Paling nikmat disantap saat udara dingin musim hujan.

 

Sumber: https://www.wego.co.id/berita/10-jajanan-khas-indonesia-yang-lezat-di-musim-hujan/

 

Subscribe Us

Berlangganan newsletter dari kami


Social Media