DistroMurahKu

Keranjang belanja kosong

Tidak sedikit pengendara khususnya laki-laki, lebih memilih untuk melakukan perjalanan pada malam hari. Karena pada malam hari cuaca lebih bebas polusi dan jalanan lebih lengang. Berkendara pada malam hari tidak lebih aman daripada siang hari. Pada dasarnya jalanan adalah tempat yang harush diwaspadai. Karena segala ketidakmungkinan menjadi mungkin dan apa yang di planning bisa saja gagal karena sebab tertentu. Berikut tips aman yang akan membantu memperlancar perjalananmu pada malam hari:

  1. Sebelum cek kondisi kendaraan, cek dulu kondisi tubuhmu!

Berkendara dengan kondisi tubuh kurang fit akan memperbesar peluang terjadinya kecelakaan atau penyakit lainnya. Konsentrasi dan kemampuan kita memperkirakan jarak berkurang drastis.jangan sampai sakit kepala karna tidak bisa berkonsentrasi saat mengemudi, dan jangan sampai tangan mengeluarkan keringat dingin yang menybabkan susah mmengerem dengan cekatan. 

  1. Mau mudik atau mau pindah rumah?

Bawa barang-barang yang penting-penting saja. Tidak perlu sampai membuat tempat tambahan dengan papan kayu atau besi untuk menambah jumlah muatan. Itu akan membuat motor semakin berat dan kehilangan keseimbangan. Kamu juga bisa mensiasati barang-barang yang akan dibawa dengan bijak.

  1. Hindari obat penyebab kantuk

Ada kejadian sesorang mengalami saat harus menempuh perjalanan darat menggunakan motor dari Semarang menuju Bandung. Kondisi saat itu sedang flu berat dan batuk. Saya pikir mengkonsumsi obat batuk sebelum berangkat akan cukup membantu, karena batuk saat berkendara benar-benar tak nyaman. Yang terjadi kemudian adalah rasa kantuk yang amat sangat setelah berkendara sekitar 1 jam. Terlebih sorot lampu kendaraan-kendaraan yang berpapasan membuat mata harus menyipit beberapa kali, ditambah hawa dingin di malam hari, lengkap sudah godaan memejamlan mata. Mata terasa sangat berat, beberapa kali saya diklakson dari belakang mungkin karena terlalu ke tengah. Saya putuskan untuk tidur sejenak di mushola pom bensin kawasan Kendal. Memaksakan diri berkendara dalam kondisi tersebut sangat berbahaya. Sebelum melakukan perjalanan, hindari obat-obatan yang menyebabkan kantuk. Atau jika obat tersebut terpaksa harus diminum, minumlah 3 jam sebelum jam keberangkatan.

  1. Teman akan membuat perjalananmu lebih berwarna

Bawa seseorang bersamamu. Teman akan membuat perjalanan lebih seru. Saat berkendara sendiri yang kita dengar hanya suara angin dan suara bising di jalan. Itu sering membuat rasa kantuk datang. Dengan membawa temanmu, ia akan mengingatkanmu ketika kamu mulai kantuk, atau sekedar mengajak mengobrol sehingga kita tidak terpaku pada jalanan.Keuntungan lainnya adalah ketika kamu mengalami kehabisan bensin, pecah ban, temanmu ada untuk membantu mendorongnya.

  1. Bagaimana atasi begal atau ban bocor di jalan saat tengah malam?

Semakin maraknya aksi begal di jalanan pada malam hari, membuat pengendara motor pada malam hari kerap di bayangi perasaan takut jika berkendara malam-malam dengan kondisi sendiri. Jangan nekat memilih jalur alternatif yang sepi jika tak ingin menjadi mangsa empuk para begal. Ketika tak ada alternatif jalan lain, tingkatkan kewaspadaanmu. Selalu awasi bagian belakangmu melalui spion. Jika ada yang membuntuti dan nampak mencurigakan, coba tambah kecepatan, jika ia ikut menambah kecepatan, kamu patut waspada. Selalu sedia benda keras yang dapat digunakan untuk membela diri dan letakan di bagian motormu yang mudah dijangkau. Untuk masalah ban bocor, tidak jarang para pengendara mengalami pecah ban di perjalanan dan lebih parahnya terjadi pada tengah tengah malam, dan kondisi jalan sepi, jauh dari pemukiman penduduk dan bengkel. Jika memang berniat melakukan perjalanan jarak jauh, bekali diri dengan kemampuan “teknik perbengkelan” yang memadai. Modifikasi sedikit motormu, usahakan agar bisa membawa ban cadangan.  Jika tidak, gunakan ban tubeless agar lebih aman.

  1. Anggap Pos polisi sebagai hotel mewahmu

Jangan memaksakan untuk tetap berjalan sedangkan kamu sudah merasa lelah dan ingin tidur. Mampirlah ke pom bensin atau masjid untuk beristirahat. Dengan tidur, stamina tubuh akan membaik.

Jika kedua tempat tersebut tidak dapat kamu temui di jalan, kamu bisa menginap di pos polisi ataupun tempat-tempat umum lainnya. Percayalah, mereka tak akan menolak sekadar memberi tempat berbaring.

Seorang teman saya bercerita tentang pengalamannya yang pernah tidur di kantor polisi. Awalnya mereka mampir karena akan membuat laporan kehilangan. Dompetnya hilang di jalan beserta surat-surat penting.  Saat itu sudah larut malam. Ternyata polisi-polisi tersebut sangat baik dengan memberi teh hangat dan beberapa cemilan, bahkan mengizinkan untuk beristirahat di kantor polisi.

Sumber: http://phinemo.com/

 

Subscribe Us

Berlangganan newsletter dari kami


Social Media